Tingkat stres caregiver terhadap kemampuan merawat orang dengan skizofrenia (ODS)

Dwi Heppy Rochmawati, Hardhono Susanto, Anastasia Ediati

Abstract


Pendahuluan:Stres merupakan salah satu masalah psikologis yang dialami seseorang karena adanya tekanan. Tekanan timbul akibat kegagalan dalam memenuhi kebutuhan atau keinginannya. Tekanan yang dirasakan bisa berasal dari dalam diri atau dari luar, salah satu tekanan dari dalam yang menyebabkan stres caregiveradalah merawat ODS. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kemampuan caregivermerawat ODS yang meliputi kemampuan kognitif dan kemampuan psikomotor. Metode: penelitian kuantitatif non-experimental cross sectional dengan studi korelasi. Jumlah responden (caregiver)sebanyak 110 orang dengan teknik total sampling dari dua kelurahan X (56 caregiver) dan Kelurahan Y (54 caregiver) di Kota Semarang. Caregiverdirekrut berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, hubungan dengan ODS dan lama merawat ODS. Hasil: Usia rata-rata 41-60 tahun 69%; berjenis kelamin perempuan 96,4%; berpendidikan SMA ke bawah 91,9%; caregiverbekerja 87,3%, hubungan dengan ODS sebagai orang tua 65,5% dan lama merawat >10 tahun 40%. Sebanyak 60% caregivermengalami stres, mulai dari stres ringan 11,8%, stres sedang 28,2%, stres parah 10,9% dan stres sangat parah 9.1%. Caregivermengetahui cara merawat ODS 88,2% dan mampu merawat cukup baik 56.4%. Data tingkat stres bersifat ordinal, kemampuan kognitif dan psikomotor bersifat nominal dan ordinal. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson menunjukkan ada hubungan tingkat stres dengan kemampuan kognitif (p-value0.000) dengan koefisien korelasi(r) -0,654, sifat hubungan kuat dan arah hubungan negatif berarti semakin tinggi tingkat stres semakin rendah kemampuan kognitif responden.Ada hubungan tingkat stres dengan kemampuan psikomotor (p-value0.000) dengan koefisien korelasi(r) -0,788, sifat hubungan kuat dan arah hubungan negatif berarti semakin tinggi tingkat stres semakin rendah kemampuan psikomotor responden. Simpulan:CaregiverODS perlu mendapatkan bantuan untuk menurunkan tingkat stres, dan direkomendasikan untuk mendapatkan terapi reduksi stres.

 


Keywords


Tingkat stress; skizofrenia; non experimental; cross sectional; kuantitatif

Full Text:

PDF

References


Adeosun II. (2013). Korelasi Beban Pengasuh di antara Anggota Keluarga Pasien Skizofrenia di Lagos, Nigeria. Penelitian Dan Pengobatan Skizofrenia. 2013; P. 1-7.

Affandi, M. (2017). Pengaruh Terapi Relaksasi Napas Dalam dan Hipnotis Lima Jari terhadap Tingkat Stres. Jurnal Unisayogya.

Arif, M., Malaka, T., Novrikasari, N. (2021). Hubungan Faktor Pekerjaan terhadap Tingkat Stres Kerja Karyawan Kontrak di PT.X. Jurnal Kesehatan Masyarakat Khatulistiwa, 8(1), 44–54.

Boyaci, K. Sensoy, F., Beydag, K. D. & Kiyak, M. (2014). Stres and Stres Management in Health Institutions. Procedia-Social and Behavioural Science. 152. 470-475.

Darwin P, Hadisukanto G. E. S. (2013). Beban Perawatan dan Ekspresi Emosi pada Pramurawat Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa. Jurnal Ikatan Dokter Indonesia. 2013; 63(2): Hal.46-51.

Dewi S, Elvira S. D. B. R. (2013). Gambaran Kebutuhan Hidup Penyandang Skizofrenia. Asosiasi J.Indon Med. 2013; 63(3) ; Hal.84-90.

Friedman, M. (2015). Dukungan Keluarga. Keperawatan Keluarga, Teori Dan Praktik.

Lovibond, S. & Lovibond, P. (1995). Manual for the Depression Anxiety Stress Scales. (2nd. Ed.). Psychology Foundation (Order the Manual on the UNSW.

Muhith, A. (2015). (2015). Dasar-dasar Keperawatan Jiwa.

Mumpuni, Y. W. (2015). (2015). Cara Jitu Mengatasi Stres. Yogyakarta: CV Andi.

Oktovina, M. N. (2019). Evaluasi Rejimen Obat Pasien Skizofrenia Pada Unit Rawat Jalan dan Rawat Inap Setelah Uji Coba Kebijakan INA-DRG Di Rumah Sakit Jiwa Dr.Soeharto Heerdjan Jakarta. Jakarta: Universitas Jakarta, Jurnal Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Orrico-Sánchez, A., López-Lacort, M., Munõz-Quiles, C., Sanfélix-Gimeno, G., & Diéz-Domingo, J. (2020). Epidemiology of schizophrenia and its management over 8-years period using real-world data in Spain. BMC Psychiatry, 20(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12888-020-02538-8

Puspitasari, N & Aprillia, N. (2017). Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kecemasan pada Wanita Perimenopause. Indonesian Journal of Public Health.

Ramli, K., K. & S. (2017). Hubungan Kecemasan dengan Perubahan Degeneratif Fisik Wanita Premenopause di Kelurahan Biringere.

Riskesdas. (2013). Hasil Riset Kesehatan Dasar Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Kementrian Kesehatan RI.

Riskesdas. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Kementrian Kesehatan RI.

Rochmawati, D. H., Setiawan, H., Triandri, P. & Sulastri. (2021). Manajemen Kasus Psikososial dengan Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial Masa pandemi COVID-19. Indonesian Journal of Global Health Research.

Rochmawati, D.H., Febriana, B., Nugroho, P. A. (2013). Pengaruh Logoterapi terhadap Kemampuan Memaknai Hidup Narpidana Remaja di Semarang. AINEC-AIPNI.

Sulistiawati, N. M. D. (2010). Pengaruh Terapi Family Psychoeducation (FPE) Terhadap Kemampuan Keluarga Merawat Anggota Keluarga Dengan Gangguan Jiwa. Jurnal Keperawatan.

Suryaningrum, S., Wardani, I.Y. (2013). Hubungan Antara Beban Keluarga Dengan Kemampuan Keluarga Merawat Pasien Perilaku Kekerasan di Poliklinik Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor. Keperawatan Jiwa. 2013; Saya (2): Hal. 148-55.

Vellyana, D., Lestari, A. & Rahmawan, A. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Preoperative di RS Mitra Husada Pringsewu. Jurnal Kesehatan. Volume VIII. Nomor 1. April 2017 Hlm. 108-113.

WHO. (2014). Sistem Kesehatan Mental di Jamaika. [On line]. WHO. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

WHO. (2019). Schizophrenia. Fact Sheets.

Zahid, M.A., Ohaeri, J. U. (2013). Hubungan beban pengasuh keluarga dengan kualitas perawatan dan psikopatologi dalam sampel subyek Arab dengan skizofrenia. Psikiatri BMC. 2010; 10(71): Hal.1-11.




DOI: http://dx.doi.org/10.30659/nurscope.8.1.1-9

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats